DUNIA MILITER TERKINI

Berita Militer Terkini dan Alutsista Militer Indonesia

Dua F-16 Dengan Teknologi Canggih TNI AU Tiba dari AS

Wednesday, October 1
JAKARTA - TNI Angkatan Udara kembali mendapat tambahan dua pesawat F-16 C/D 52ID dari Amerika Serikat, Sabtu 27 September lalu. Dengan kedatangan dua pesawat ini, sekarang sudah ada 5 dari 24 unit F-16 setara Blok 52 yang diadakan pemerintah.Dua pesawat pengiriman tahap kedua ini meninggalkan Andersen AFB Guam dengan diawaki penerbang dari Tucson Air National Guard. Pesawat bernomor ekor TS-1641 dan TS-1643 itu lepas landas dari Andersen Air Force Base (AFB) Hawaii pukul 11.00 waktu setempat (06.00 WIB).

Pesawat F-16 C/D 52ID melakukan pengisian bahan bakar di udara saat penerbangan menuju Indonesia. (Dispen TNI AU)

“Terbang dikawal pesawat tanker KC-10 sampai Laut Jawa. Dan akhirnya pada leg terakhir tanggal 27 September kedua pesawat mendarat pada pukul 11.18 WIB di lanud Iswahjudi Madiun dan langsung diparkir di hanggar Skuadron Udara 3,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Hadi Tjahjanto, Senin (29/9/2014).

Dalam penerbangan ke Indonesia, dilakukan di ketinggian 25.000 kaki dengan kecepatan 0.8 MN (mach number) atau sekitar 480 KTAS (knots true air speed) melewati Samudera Pasifik. Selama perjalanan dilaksanakan lima kali pengisian bahan bakar di udara (air to air refueling) dengan pesawat KC-10 dari Travis.

Sesampainya di Madiun, kedua penerbang diterima oleh Komandan Lanud Iswahjudi yang didampingi segenap pejabat Lanud dan para penerbang di sana.

“Pesawat-pesawat terbaru ini rencananya akan memperkuat formasi fly pass untuk memeriahkan HUT ke-69 TNI tanggal 7 Oktober 2014 di Surabaya,” lanjut Hadi.

TNI AU merencanakan armada baru F-16 C/D 52ID ini akan melengkapi Skuadron Udara 3 Lanud Iswahjudi Madiun dan Skuadron Udara 16 Lanud Rusmin Nuryadin Pekanbaru.

“Pesawat-pesawat canggih ini akan menambah kekuatan tempur TNI Angkatan Udara sebagai tulang punggung air power (kekuatan dirgantara) kita demi menjaga keamanan nasional Indonesia,” tandas dia.

Kedatangan tahap kedua ini akan disusul dengan pengiriman tahap berikutnya sehingga nanti total ada 24 pesawat F-16 C/D asal Amerika Serikat yang dimiliki TNI AU.

“Kita ingin terus berlanjut dan pada tahun 2015 semua pengiriman selesai,” kata Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI IB Putu Dunia saat kedatangan tahap pertama.

KSAU menegaskan, F-16 C/D sangat mampu meningkatkan deterrent effect TNI AU. “Pesawat kita ini sudah tingkat deterrent tinggi karena secara avionik sama dengan Blok 52,” imbuhnya.

Sebelumnya, Jumat 26 September, TNI Angkatan Udara juga mendapat tambahan empat unit pesawat tempur anti gerilya Super Tucano EMB-314. Empat pesawat ini tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Abdurrahman Saleh, Malang setelah melalui penerbangan panjang dari Brazil.

Empat pesawat tempur dengan nomor register TT-3105, TT-1306, TT-1307, dan TT-1308 memperkuat Skuadron Udara 21 Wing 2 Lanud Abdurrahman Saleh. Ini merupakan pengiriman kedua, setelah pada tahap pertama pertengahan 2012 lalu datang empat unit. Sehingga, saat ini TNI AU memiliki delapan unit Super Tucano atau separoh dari rencana 16 unit.
Read more ...

HUT ke-69 TNI Jadi Momentum Penting Angkatan Udara

Wednesday, October 1
JAKARTA -Perayaan Hari Ulang Tahun ke-69 Tentara Nasional Indonesia akan menjadi momentum penting bagi Angkatan Udara (AU).Bahkan, Kepala Staf Angkatan Udara  (KSAU) Marsekal TNI IB Putu Dunia meninjau langsung  kesiapan pesawat tempur dan Boeing 737 TNI AU yang akan melaksanakan fly pass pada  HUT ke-69 TNI di Koarmatim Surabaya pada 7 Oktober nanti. KSAU juga mememastikan kesiapan para penerbang yang bakal terlibat.

TNI-AU Su-27SK 'Thunder


Dalam arahannya kepada para penerbang, KSAU menekankan agar mereka menunjukkan
kemampuan terbaik.  “HUT TNI kali ini  merupakan tampilan terbesar dalam sejarah  TNI AU, serta untuk pembuktian terhadap  masyarakat tentang kekuatan TNI Angkatan  Udara yang merupakan kebanggaan kita  bersama,” kata Putu dalam siaran pers yang dikirim Pentak Lanud Iswahjudi, Selasa 30 September 2014.

TNI AU akan memamerkan seluruh kekuatan udaranya yang terdiri dari  pesawat helikopter, pesawat angkut,  pesawat latih, maupun pesawat tempur serta unsur Kohanudnas dan Paskhas.

Pesawat helikopter terdiri dari pesawat Bell G-47 Solloy, EC 120 Colibri, SA-330 Puma dan NAS-332 Super Puma. Pesawat angkut terdiri dari Cassa-212, CN-235, CN-235 Maritime Patrol, CN-295, C-130 Hercules, Boeing 737-200 Maritime Patrol, Boeing 737-200 VIP, dan Being 737-400 VIP.

Sedangkan pesawat latih terdiri dari C-34 Charly, Grob G-120 TP-A, dan KT-1B Wong  Bee. Sedangkan unsur pesawat tempur terdiri dari EMB-314 Super Tucano, F-5  Tiger II, Hawk 109/209, F-16 A/B, F-16 C/D, T-50 Golden Eagle dan SU-27/30  Sukhoi. Sementara Kohanudnas menampilkan Radar C-MOG, radar cuaca mobil, dan  ATC  mobil, serta Korpaskhas menampilkan Satuan anti terror Den Bravo’90, rudal Hunter, rudal QW serta senjata teranyar Skyshield Misille Gun 35 mm MK-2.

Semua ini, lanjut KSAU, merupakan pertaruhan dan pertanggungjawaban TNI AU terhadap masyarakat Indonesia untuk menunjukkan dan mengetahui kemampuan TNI AU.

“Apa yang kita latihkan  setiap hari dapat ditunjukkan pada hari H (perayaan)  bahwa TNI AU mampu menghitamkan dan menggelegarkan langit Dermaga Ujung Koarmatim Surabaya,” katanya. sindonews.com
Read more ...

Bila Konglomerat Masuk Barak

Wednesday, October 1
JAKARTA - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengangkat dua pengusaha besar menjadi penasihat TNI. Pengangkatan tersebut dikhawatirkan akan membawa tentara kembali berbisnis. Jumat siang pekan lalu, lima orang perwakilan dari TNI Angkatan Udara merapat di lantai satu Mayapada Tower, Jalan Sudirman, Jakarta. Menjelang sore, Executive Chairman Bank Mayapada, Dato' Sri Tahir mengantar tamunya hingga pintu lift. Meski materi rapat bersifat rahasia, kehadiran mereka tidak lepas dari peristiwa sehari sebelumnya. 

Bila Konglomerat Masuk Barak
Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengangkat dua pengusaha besar menjadi penasihat TNI. Pengangkatan tersebut dikhawatirkan akan membawa tentara kembali berbisnis. (ilustrasi personel TNI/Sindophoto)


Panglima TNI Jenderal Moeldoko membuat gebrakan anyar di Markas Besar TNI di Cilangkap. Panglima mengangkat dua pengusaha besar, yakni Peter Sondakh, bos Rajawali Group
sebagai penasihat Panglima TNI Bidang Ekonomi.Adapun Tahir diminta menjadi Penasihat Panglima TNI Bidang Kesejahteraan Prajurit.

Menurut Tahir, pengangkatan itu bukan secara tiba-tiba melainkan karena pertemanan dengan militer yang sudah berlangsung lama."Pak Moeldoko menyampaikan langsung. Ia
meminta saya membantu kesejahteraan prajurit," ujarnya kepada SINDO Weekly. (SINDO Weekly edisi 30 Tahun III, 25 September-1 Oktober 2014).

Pernyataan senada disampaikan Panglima. Moeldoko berujar, pengangkatan Tahir
bertujuan untuk membantunya meningkatkan kesejahteraan tentara.  Sebagai orang nomor satu di institusi TNI, mengangkat kualitas hidup anak buah sudah menjadi kewajibannya.

Sosok Tahir pun dinilai tepat. Selain pengusaha, Tahir juga dikenal sebagai seorang filantropis dan akrab dengan TNI.Cerita Tahir, yang dinobatkan sebagai orang terkaya ke-12 di Indonesia, hubungannya dengan militer sudah terjalin lama. Keakrabannya semakin meningkat sewaktu  George Toisutta menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 2009.

Melalui Tahir Foundation, ia memberi beasiswa bagi anak-anak tentara hingga sekarang, termasuk membangun rumah sakit di Kopassus, Cijantung. Seiring itu, Tahir lantas berpikir untuk
membangun rumah bagi tentara.

"Tempat tinggal prajurit itu sulit, apalagi yang memasuki masa pensiun," katanya.

Kisah prajurit yang kesulitan tempat tinggal serta purnawirawan yang harus tergusur dari rumah dinas bukan barang baru.

Awal September ini, Kodam V Brawijaya mengeksekusi 15 kepala negara purnawirawan di Perumahan Taman Hayam Wuruk, Surabaya.Tahun lalu, beberapa pensiunan tentara juga harus keluar dari rumah dinas di kawasan Berland, Jakarta Timur.

Atas dasar itu, Tahir berencana membangun 1.000 rumah bagi prajurit TNI di tiga angkatan.
Lahan seluas 20 ha telah ia siapkan di Maja, Kabupaten Lebak, Banten.

Menurut menantu Mochtar Riady (Lippo Group) ini, rumah model knock down alias bongkar pasang bahannya didatangkan dari China.

"Bila Tuhan mengizinkan, enam bulan lagi saya serahkan," paparnya.

Setelah tahap pertama rampung, Tahir akan membangun 200-400 unit rumah bagi prajurit
di setiap provinsi. Rumah tersebut nantinya akan menjadi aset negara.

Lantas berapa biayanya? Tahir enggan menjawab. Kata dia, pembangunan rumah semata-mata demi meringankan beban prajurit.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jaleswari Pramodharwardani mengatakan, bantuan rumah untuk prajurit bisa membuat TNI ketergantungan kepada pengusaha.

Bila terjadi, kata dia, itu merupakan kemunduran dari profesionalisme TNI yang
sudah diperjuangkan selama 16 tahun sejak reformasi.

Pengamat militer dari Universitas  Pertahanan Salim Said mengkhawatirkan pengangkatan konglomerat menjadi Penasihat TNI dapat membawa TNI kembali berbisnis.

"Jangan sampai keadaan ini membawa TNI balik ke bisnis. Apa ada sinterklas mau
bagi-bagi rumah ke TNI? Dia dapat apa?" tanya Salim.

Menanggapi hal tesebut, Tahir mengatakan tidak ada conflict of interest antara bisnisnya dan sumbangan rumah prajurit.sindonews.com

Adapun pengamanan Bank Mayapada serta bisnis lainnya dilakukan sesuai prosedur, bukan pamrih.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Fuad Basya mengatakan kemampuan negara
dalam memberi kesejahteraan prajurit sangat terbatas.

Untuk itu, kata Basya, sebagai penanggung jawab kualitas hidup tentara, Panglima TNI mengambil terobosan. "Seorang Panglima TNI harus bisa membuat terobosan untuk kemajuan TNI," katanya kepada SINDO Weekly.

Fuad mengatakan, sumbangan rumah dan kehadiran pengsuaha tidak akan
mempengaruhi profesionalitas tentara
Read more ...

(Kisah) Diangkat Penasihat TNI, Tahir: Tidak Ada Conflict of Interest!

Wednesday, October 1
JAKARTA - Penobatan Executive Chairman Bank Mayapada, Dato' Sri Tahir sebagai Penasihat Bidang Kesejahtraan Prajurit Panglima TNI pada 18 September lalu menuai kritik.Pasalnya penobatan itu melanggar UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan dan UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI; satu satunya sumber anggaran tentara Indonesia adalah APBN. Bos Mayapada ini mengatakan pengangkatan dirinya bukan ujuk-ujuk. "Saya berteman dengan TNI sejak lama dan tempat tinggal prajurit itu sulit," ujarnya kepada SINDO Weekly (SINDO Weekly edisi 30 Tahun III, 25 September-1 Oktober 2014). 

ilustrasi : TNI


Sebagai penasihat, orang terkaya nomor 12 di Indonesia versi Majalah Forbes ini ingin membangun 1.000 rumah bagi prajurit TNI.

Namun bantuan tersebut dianggap bukan "hadiah sinterklas" alias gratis. Terkait itu, Tahir mengatakan tidak ada conflict of interest  atau demi pengamanan bisnisnya.

Berikut penuturan Dato' Sri Tahir kepada SINDO Weekly.

Pengangkatan Anda sebagai Penasihat TNI dinilai kontroversial?
Bila ada yang mengatakan demikian, mereka perlu informasi tentang hubungan saya dengan TNI. Pengangkatan itu tidak ujuk-ujuk. Mungkin Pak Moeldoko melihat dari rekam jejak sebelumnya.

Saya membantu beasiswa anak-anak tentara zaman Pak George Toisutta (mantan KSAD)
hingga sekarang. Sekarang bangun rumah sakit kecil di Kopassus Cijantung. Pemikiran saya sebagai pengusaha untuk berusaha dengan baik, aman, dan damai di Indonesia karena jasa
besar TNI.

Sejak kapan dekat dengan TNI?
Saya berteman dengan TNI sejak lama. Dari dulu mainnya dengan teman-teman tentara.
Lalu saya melihat tempat tinggal prajurit itu sulit. Terlebih jika memasuki masa
pensiun. Mereka harus keluar dari rumah dinas. Paling menyedihkan bila mereka
sudah pensiun. Atas dasar itu, saya ingin membantu mereka.

Sebagai Penasihat TNI, gagasan apa yang Anda berikan?

Saya punya gagasan membangun 1.000 rumah bagi prajurit TNI Angkatan Darat, Angkatan
Laut, dan Angkatan Udara. Untuk pembangiannya, saya serahkan kepada
Panglima TNI.

Awalnya, pihak TNI akan mencarikan tanah seluas 20 ha. Namun, mencari land banking
seluas itu tidak mudah, apalagi di Jakarta. Karena itu, saya mencarikan tanah
di daerah Maja, Kabupaten Lebak, Banten. Maja ini disiapkan jadi kota satelit

Jakarta. Sudah ada double track kereta di sana. Saya akan bangun rumah knock down
yang materialnya dari China. Enam bulan bisa selesai. Bila Tuhan izinkan, enam bulan lagi rumah itu saya serahkan. Setelah itu, saya akan bangun rumah untuk prajurit TNI di setiap provinsi, antara
200-400 unit.

Berapa dananya?Itu dari Tahir Foundation tetapi bukan itu intinya. Niat saya sederhana, ingin meringankan beban prajurit.

Bukankah rumah dinas TNI sudah ada anggaran dari negara?Memang ada anggaran negara tapi tidak mencukupi. Karena itu, partisipasi swasta untuk TNI sangat dibutuhkan. Asal arahnya jelas dan motivasinya murni.

Saran lain, mungkin pengadaan alutsista?
Alutsista, he...he...he. Saya tidak ada kompetensi dan tidak ada niat ikut urusan internal TNI. Saya bukan pengusaha yang mampu mengerjakan itu. Saya kenal Pak Moeldoko secara pribadi dan tidak ada conflict of interest. Saya bukan pengusaha yang jual senjata, juga bukan rekanan Kodam. Tidak akan pernah masuk ke sana. Saya jamin.

Bagaimana dengan pengamanan bisnis?
Bank Mayapada memang dijaga aparat, termasuk jasa mengawal pengiriman uang. Itu sesuai prosedur. Namun, TNI itu profesional, tidak untuk menjaga-jaga karena pamrih.

Saya tidak perlu penjagaan. Saya membantu karena saya orang Indonesia, cari nafkah di sini dan memperoleh hasil baik. Karena itu, saya punya komitmen membantu Indonesia, termasuk TNI.

Menjadi orang kaya itu prasarana hidup tetapi berguna bagi keluarga, lingkungan, bangsa, dan dunia adalah tujuan hidup. Itu falsafah saya.
sindonews.com

(dam)
Read more ...

Ini Alutsista Militer Indonesia yang Akan Dipamerkan di HUT TNI

Wednesday, October 1
JAKARTA - TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara akan menampilkan alutsista andalannya dalam puncak peringatan HUT ke-69 TNI di Surabaya, 7 Oktober nanti.Ini akan menjadi unjuk kekuatan alutsista terbesar di Indonesia. Berikut ini sebagian jenis alutista dari masing-masing angkatan yang bakal ditampilkan.Untuk TNI AD, beberapa alutsista yang dipamerkan antara lain, tank tempur utama Leopard, tank medium Marder, tank ringan Scorpion, Tank Tarantula, MLRS Astros, Meriam, Panser Anoa, helikopter Apache, helikopter MI-35, helikopter MI-17, dan lainnya
.

Sukhoi SU-27 TNI AU


Untuk alutsista TNI AL yang dipastikan akan memperlihatkan di antaranya adalah tiga kapal perang baru jenis fregate asal Inggris, yaitu KRI Bung Tomo, KRI Usman Harun, dan KRI John Lie.

Selain itu, kapal selam, kapal cepat rudal, kapal latih Dewaruci, kapal angkut tank, helikopter, dan lainnya.

Sedangkan bagi TNI Angkatan Udara, ini merupakan moment terbesar dalam menunjukkan alutsistanya.

TNI AU memamerkan seluruh kekuatan udaranya yang terdiri dari pesawat tempur, helikopter, pesawat angkut, pesawat latih, serta unsur Kohanudnas dan Paskhas. Super Tucano EMB-314, F-5 Tiger II, Hawk 109/209, F-16 A/B Fighting Falcon, F-16 C/D 52ID Fighting Falcon, T-50 Golden Eagle, dan Sukhoi SU-27/30 mengisi daftar pesawat tempur yang akan “unjuk gigi”.

Untuk helikopter, ada Bell G-47 Solloy, EC-120 Colibri, SA-330 Puma, dan NAS-332 Super Puma. Sedangkan, pesawat angkut yang ditampilkan terdiri dari Cassa-212, CN-235, CN-235 Maritime Patrol Aircraft (MPA), CN-295, C-130 Hercules, Boeing 737-200 Maritime Patrol, Boeing 737-200 VIP, dan Being 737-400 VIP.

Adapun untuk pesawat latih, terdiri dari C-34 Charlie, Grob G-120 TP-A, dan KT-1B Wong Bee. Sementara itu, Kohanudnas menampilkan Radar C-MOG, radar cuaca mobil, dan  ATC mobil.

Dari Korpaskhas, akan ditampilkan Satuan Anti Teror Den Bravo 90, Rudal Hunter, Rudal QW, serta misil teranyar Skyshield Misille Gun 35 mm MK-2.
Read more ...

147 Pesawat Dipamerkan di HUT TNI ke-69

Wednesday, October 1
VIVAnews - Jelang puncak HUT TNI ke-69 di Surabaya pada Selasa, 7 Oktober 2014, puluhan pesawat militer milik TNI Angkatan Udara terus berdatangan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur.Dari pantuan, apron Bandara Juanda di Sedati Sidoarjo yang biasanya hanya dipenuhi pesawat sipil sejak Senin kemarin hingga Selasa siang ini mulai dipenuhi pesawat dan helikopter militer milik TNI AU. Total akan ada 147 pesawat yang akan dipamerkan dalam HUT TNI ke-69.


Simulasi penanggulangan teror oleh TNI AU


"Total secara keseluruhan ada 147 pesawat. Yang nanti posisinya ada di Madiun ada pesawat tempur dan transport . Di surabaya ada 55 pesawat seperti Cesna, KT1, T34C, helikopter ada Kolibri, Puma dan Super Puma. Ini yang akan demo," kata Danlanud Surabaya, Kolonel Mujianto kepada VIVAnews, Selasa, 30 Oktober 2014.

Berkaitan dengna hajat besar ini, TNI AU menjami tidak ada gangguan signifikan terhadap penerbangan sipil melalui Bandara Juanda. Menurut rencana sebanyak 55 pesawat dan helikopter ini akan melakukan latihan hingga 4 Oktober mendatang. Dengan titik berangkat dan datang dari Bandara Juanda sekitar pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB.

"Semua sudah siap, kemarin sudah melaksanakan latihan di Armatim dan  Juanda semua sudah siap. Koordinasi dengan instansi lain sudah dilakukan guna mendukung dan mesukseskan acara ini. Hari ini evaluasi, besok latihan lagi," katanya.

Selain Bandara Juanda, TNI AU juga mengguna Bandara Iswayudi, Madiun dan Bandara Abdurrahman Saleh, Malang untuk menempatkan pesawat. Mujianto meminta masyarakat untuk mensukseskan dan menyaksikan perhelatan akbar ini.
Read more ...

Kerahkan Seluruh Alutsista, HUT TNI Jadi Ajang Pamer Kekuatan

Wednesday, October 1
TNI saat ini memiliki kekuatan yang cukup, jadi jangan macam-macamVIVAnews - Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyatakan, pengerahan semua alat utama sistem persenjataan (Alutsista) pada peringatan HUT TNI yang akan digelar di Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim), Surabaya, Selasa pekan depan, 7 Oktober 2014, merupakan kesempatan pamer kekuatan militer Indonesia kepada dunia."Iya, sebagai wujud pertanggunjawaban pemerintah sekaligus sebagai show off force. Kita harus pamer kekuatan," kata Moeldoko di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa 30 September 2014.

Panglima TNI Moeldoko meninjau kesiapan prajurit pengendali huru hara Pasukan Khas TNI AU di Halim Pedanakusuma, Jakarta


Menurut Moeldoko, dengan mengerahkan semua alutsista TNI itu, RI ingin menunjukkan seluruh kekuatan militer Indonesia kepada dunia internasional. Sehingga negara-negara luar tahu bahwa sebagai negara besar, TNI juga memiliki kekuatan militer yang tangguh.

"TNI saat ini memiliki kekuatan yang cukup. Jadi jangan macam-macam, begitu pesannya," tegas Moeldoko.

Selain unjuk gigi, pengerahan semua alutsista ini merupakan perintah langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di penghujung masa jabatannya. Sekaligus, imbuhnya, bagian dari pertanggungjawaban SBY kepada rakyat Indonesia dalam membangun pertahanan negara.

"Iya pasti (Permintaan SBY). Pemerintah dibawah pemerintahan SBY ingin mempertanggung jawabkan selama kepemimpinan beliau kepada masyarakat," katanya.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu menambahkan, peringatan HUT TNI itu juga momentum bagi prajurit untuk menunjukan kemampuannya kepada bangsa Indonesia.

"Panglima TNI gunakan kesempatan itu sebagai unjuk kemampuan. Agar prajurit bangga dan masyarakat bangga ikut memiliki TNI dan memberikan pesan bahwa TNI saat ini memiliki kemajuan yang lebih baik," imbuhnya. (ita)
Read more ...

Peretas Curi Data Piranti Lunak Pelatihan Militer AS

Wednesday, October 1
Departemen Kehakiman AS Selasa (30/9) mengatakan dua terdakwa peretas sudah mengaku bersalah, seorang di antaranya adalah warga Kanada.Pihak berwenang Amerika telah menuduh empat anggota komplotan peretas komputer melakukan pencurian data rahasia produk-produk Amerika termasuk video games Xbox dan piranti lunak pelatihan pilot-pilot helikopter militer.

Pihak berwenang AS menuduh empat anggota komplotan peretas komputer (foto: ilustrasi).


Dalam pernyataan hari Selasa (30/9), Departemen Kehakiman mengatakan dua terdakwa sudah mengaku bersalah termasuk seorang penduduk Kanada. Ketiga terdakwa lainnya tinggal di Amerika.

Leslie Caldwell, asisten jaksa divisi pidana Departemen Kehakiman dikutip dalam pernyataan itu mengatakan pernyataan bersalah itu menunjukkan bahwa Amerika akan “melindungi hak-hak intelektual Amerika dari para peretas apakah mereka meretasnya dari Amerika atau dari luar negeri”.

Keempat anak muda itu berusia 18-28 tahun dikenai tuduhan-tuduhan termasuk konspirasi untuk melakukan penipuan komputer, pelanggaran hak cipta, pencurian dan transfer dana secara gelap. Nilai keseluruhan data yang mereka curi ditambah biaya yang terkait dengan pencurian itu diperkirakan 100-200 juta dolar
Read more ...

236 Kuda Dilatih Operasi Militer

Wednesday, October 1
PARONGPONG,(GM).-Berbicara soal TNI maka tak bisa lepas dari prajurit. Namun TNI juga ternyata memiliki pasukan kuda yang dikhususkan untuk operasi militer. Adalah Detasemen Kavaleri Berkuda (Denkavkud) yang mengemban tugas melatih kuda istimewa dengan tingkat intelegensi tinggi. Sebanyak 236 ekor kuda mulai dari kuda lokal hingga keturunan Australia, Kazakstan, dan Spanyol ras Andalusia dilatih bak prajurit TNI yang akan berperang.

jpg
Detasemen Kaveleri Kuda


Komandan Batalyon Denkavkud, Letkol I Gede Masa mengatakan, tugas pokok Denkavkud yaitu menyiapkan kuda militer untuk tugas operasi, terutama patroli pengamanan. Den­kav­kud adalah satu-satunya pasukan berkuda yang ada di Asia Tenggara.

“Sesuai tugas Kep Kasad 17 III 2005, tupoksi kami menyelenggarakan pendidikan dan pembinaan kuda militer dan personel. Keunggulannya, kita punya kuda terlatih dan terdidik untuk tugas kemiliteran dengan kemampuan bisa bergerak di segala medan,” paparnya saat ditemui dalam agenda pembuatan profil yang diselenggarakan Dispenad Kodam III Siliwangi di Mako Denkavkud, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Proses pelatihan dan pendidikan kuda (remonte) dilakukan dua tahap, yakni pendidikan dasar dan lanjutan yang memakan waktu delapan bulan. Kuda dilatih untuk terbiasa dalam situasi perang, seperti belajar tiarap dan terbiasa mendengar suara letusan senjata hingga mampu menembus medan berapi.

“Dia (baca: kuda) juga bisa enggak lulus, misalnya pas pendidikan lanjutan sakit, maka diulang lagi tes dari awal. Dalam situasi perang, kuda digunakan untuk menembus akses yang tidak bisa dilewati kendaraan bermotor. Latihan dasar hanya jalan dan lari. Pada pelatihan lanjutan kuda belajar jumping serta dikenalkan dengan penunggangnya. Bahkan kuda harus bisa tiarap otomatis saat ada suara tembakan,” terangnya.

Uniknya, kuda militer juga punya masa pensiun. Pada usia lebih dari 12 tahun, kuda dinilai sudah kurang produktif.

“Untuk kuda pensiun kita hanya pakai untuk operasional dan dirawat,” katanya.

Kuda anggun

Namun tak hanya kuda perang, detasemen yang berlokasi di lahan seluas sekitar 1.000 hektare tersebut juga melatih kuda anggun. Adalah JEFF12 dan Olgcardo, dua kuda ras Andalusia yang dikirim khusus dari Spanyol. Kuda berpostur tinggi dan kekar ini diperuntukkan bagi upacara penyambutan para pejabat militer dari luar negeri.

“Didatangkan sekitar tahun 2009. Kuda ini bertugas untuk dressage atau tunggang serasi. Di Spanyol kuda ini untuk sirkus,” jelasnya.

Kegiatan pembuatan profil diwarnai atraksi para prajurit berkuda. Puluhan prajurit tampak gagah dengan kuda perang. Tak hanya melompati rintangan, kuda militer ini juga berani menembus lintasan berapi.

Dan tak hanya sukses melatih kuda militer, sesuai tugasnya, Denkavkud juga berperan serta terlibat dalam olahraga berkuda. Beberapa prajurit Denkavkud bahkan turut berjuang di ajang bergengsi olahraga tingkat nasional hingga internasional.

“Anggota dan perwira Denkavkud sudah ada yang bertanding di tingkat nasional maupun internasional, seperti SEA Games dan PON,” tandasnya.
Read more ...

Iran akan Bantu Militer Lebanon Mujahiddin

Wednesday, October 1
Teheran telah menawarkan bantuan ini di masa lalu, tetapi tawaran-tawaran tersebut tidak terwujud, karena perpecahan yang tajam di kalangan faksi-faksi politik Lebanon mengenai Iran.Seorang pejabat senior Iran yang sedang berkunjung ke Lebanon, Selasa (30/9) mengatakan bahwa negaranya akan membantu militer Lebanon dengan mengirimkan peralatan militer untuk digunakan dalam memerangi kelompok-kelompok ekstrimis Muslim. Pengumumantersebut menandai untuk pertama kalinya Iran menyatakan akan memberikan bantuan militer kepada Lebanon.

Seorang tentara Lebanon tengah memeriksa senapan di bandara internasional Rafik Hariri di Beirut, Lebanon, 29 Agustus 2014 (Foto: dok).


Teheran telah menawarkan bantuan ini di masa lalu, tetapi tawaran-tawaran tersebut tidak terwujud, karena perpecahan yang tajam di kalangan faksi-faksi politik Lebanon mengenai Iran.

Iran merupakan pendukung utama kelompok militan Hizbullah, Lebanon, yang memiliki pasukan lebih kuat daripada angkatan bersenjata negara itu sendiri. Hizbullah memiliki ribuan roket dan misil, banyak di antaranya dari Iran.

Ali Shamkhani, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, tidak menjelaskan jenis perlengkapan militer apa yang akan dipasok Iran. Dia mengatakan kepada wartawan di Beirut, Selasa (30/9), rincian mengenai hal itu akan diumumkan dalam kunjungan menteri pertahanan Lebanon yang akan datang ke Teheran.

Seorang pejabat militer Lebanon memberitahu Associated Press bahwa bantuan militer apapun dari Iran bagi Lebanon, tetap harus disetujui pemerintah Lebanon.

Read more ...

Kodam Pattimura Bantah Pengeroyokan Anggota Polisi di Asrama Militer

Wednesday, October 1
AMBON, KOMPAS.com - Wakil Kepala Penerangan Kodam XVI Pattimura, Letkol Setia Jiwa membantah pengeroyokan terhadap Kanit Reskrim Polsek Nusaniwe, Aiptu Paulus Lekatompesy terjadi di dalam Kompleks Asrama Militer. “Itu bukan asrama militer, jadi di situ ada juga warga sipil yang tinggal,” ungkap Setia Jiwa kepada wartawan, Selasa (30/9/2014). Meski membantah lokasi kejadian bukan di kawasan kompleks asrama militer, dia mengakui bahwa lokasi ini merupakan kompleks yang dihuni anggota TNI dan warga sipil. 

tni vs polri


Sementara itu, Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Bintang Juliana mengatakan bahwa lokasi pengeroyokan terjadi di kompleks asrama TNI di Benteng. Usai kejadian penganiayaan itu, pihak kepolisian dan juga Detasemen POlisi Militer Kodam XVI Pattimura bahkan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara bersama.

“Kejadiannya itu di asrama TNI Benteng. Setelah kejadian, pihak kepolisian dan Pomdam melakukan olah TKP secara bersama,” terang Bintang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, korban Aiptu Paulus Lekatompessy dikeroyok sejumlah pemuda dan seorang oknum TNI berinisial Serma JL di Asrama TNI Benteng saat hendak melayat ke salah satu keluarga yang berudka di kawasan tersebut.

Versi lain menyebutkan, korban dikeroyok saat mabuk dan memaksa warga yang tengah melakukan ibadah misa menghentikan bunyi musik gitar. Korban juga dikatakan sempat membentak warga dikawasan itu.

Akibat penganiayaan itu korban mengalami sejumlah luka lebam dibagian kepalanya. Korban akhirnya dibawa ke rumah keluarganya dan oleh keluarga langsung dilarikan ke rumah sakit dr Haulussy Ambon namun sebelum dirawat korban langsung meninggal dunia.
Read more ...

Peringati G30S/PKI, TNI Doa Bersama di Lubang Buaya

Wednesday, October 1
JAKARTA - Komando Daerah Militer Jaya (Kodam Jaya) menggelar acara doa bersama untuk memperingati hari G30SPKI di Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Acara tahlil dan doa bersama ini dilakukan untuk mengenang para pahlawan yang gugur dalam pemberontakan komunis 30 September 1965 silam. Dalam acara tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahaya laten paham komunisme yang bisa memecah belah bangsa Indonesia seperti yang terjadi 49 tahun lalu.


Peringati G30S/PKI, TNI Doa Bersama di Lubang Buaya (ilustrasi)


"Kita mengenang gugurnya pahlawan revolusi yakni dengan pengkhianatan 1 oktober 1965 dini hari. Ini harus dihayati bahwa pemberontakan ideologi komunis terhadap Pancasila. Pengkhianatan yang sangat biadab terhadap pahlawan kita," kata Gatot saat memberikan pidatonya di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (30/9/2014) malam.

"Ini penting, agar sejarah tidak diputarbalikan. Komunis adalah bahaya laten, musuh bersama agar kita tidak terpengaruh idologi lain," sambung Gatot.

Gatot menambahkan, sebagai bangsa yang memiliki sejarah kental dengan ideologi komunisme, sudah selayaknya Indonesia memerangi paham tersebut dengan menjunjung tinggi ideologi pancasila.

"Sehingga bangsa yang paham sejarah, kita harus selalu waspada terhadap komunisme. Oleh karena itu dengan mengenang yang dilandasi oleh jiwa dan tekad kepahlawanan yang ditunjukkan pahlawan revolusi. Maka kita wajib melestarikan agar menjaga keutuhan NKRI," tegasnya.

Acara Tahlilan dan doa bersama ini juga dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Unggung Cahyono, Wakasad Letnan Jenderal TNI M.Munir, Pangkostrad Mayor Jenderal Mulyono, Pandam Jaya Mayor Jenderal Agus Sutomo dan segenap pejabat TNI AD, AL, dan AU serta keluarga besar pahlawan revolusi, saksi pelaku sejarah, dan pejabat pemerintahan daerah. (ahm)
Read more ...